Manfaat
Musik Terhadap Pekembangan Anak
Pengertian
Musik
Pengertian musik menurut KBBI. Yaitu ilmu atau seni menyusun nada
atau suara melalui urutan, kombinasi, dan hubungan temporal untuk menghasilkan
komposisi (suara) yang mempunyai kesatuan dan kesinam-bungan (KBBI, 2012).
Pengertian musik menurut para ahli. “Musik merupakan cabang seni yang
membahas dan menetapkan berbagai suara ke dalam pola-pola yang dapat dimengerti
dan dipahami oleh manusia” (Banoe, 2008).
Jenis-Jenis
Aliran Musik
Musik klasik. Merupakan istilah luas yang biasanya
mengacu pada musik yang berakar dari tradisi kesenian Barat, musik Kristen, dan
musik orkestra, mencakup periode abad ke-9 hingga abad ke-21. Musik klasik
Eropa dibedakan dari bentuk musik non Eropa, dan musik populer, terutama oleh
sistem notasi musiknya yang sudah digunakan sejak sekitar abad ke-16.
Musik rakyat (musik tradisional).
Adalah musik yang hidup di masyarakat secara turun-temurun, dipertahankan
sebagai sarana hiburan. Tiga komponen yang sangat memengaruhi di antaranya,
seniman, musik itu sendiri, dan masyarakat penikmatnya.
Musik keagamaan. Musik keagamaan terdiri dari musik
gambus, musik kasidah, dan musik nasyid. Musik gambus berkembang di Timur
Tengah, kini dibuat menjadi orchestra yang besar. Musik kasidah merupakan
bentuk syair epic kesusasteraan Arab yang dinyanyikan untuk kaum muslim. Dan
musik nasyid merupakan salah satu seni tarik suara Islam yang mengandung
nasihat dan sejenisnya.
Musik blues.
Merupakan sebuah aliran
musik vokal dan instrumental, yang berasal dari Amerika Serikat. Musik ini
berangkat dari musik-musik spiritual dan pujian yang muncul dari komunitas
mantan budak-budak Afrika di Amerika Serikat.
Musik jazz. Merupakan aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat
pada awal abad Ke-20 dengan akar-akar dari musik Afrika dan Eropa. Musik ini
banyak menggunakan gitar, trombone,
piano, terompet, dan saxophone.
Musik country. Merupakan campuran dari unsur-unsur musik yang berasal
dari Amerika Serikat bagian selatan dan Pegunungan Appalachia. Musik ini
berakar dari lagu rakyat Amerika Utara, musik kelt, musik gospel, dan
berkembang sejak tahun 1920-an.
Musik rock. Merupakan genre musik populer yang mulai diketahui secara
umum pada pertengahan tahun 1950-an. Pada akhir tahun 60-an dan awal 70-an,
musik rock berkembang menjadi
beberapa jenis. Yang bercampur dengan musik folk
(musik daerah di Amerika) menjadi folk
rock, dengan blues menjadi blues-rock dan dengan jazz, menjadi jazz-rock fusion.
Musik populer. Merupakan nama bagi aliran musik yang didengar luas oleh
pendengarnya, dan kebanyakan bersifat komersial. Musik populer pertama kali
berkembang di Amerika Serikat pada tahun 1920 dimana rekaman pertama kali
dibuat berdasarkan penemuan Thomas Edison yang kemudian juga berkembang ke
negara-negara lain.
Musik dunia. Sebutan bagi aliran musik yang bukan termasuk musik populer
dan musik klasik, serta mempunyai elemen etnik. Biasanya yang termasuk kategori
ini adalah musik-musik rakyat Eropa (folk
song) dan musik dari negara-negara dunia ketiga.
Manfaat
Musik bagi Perkembangan Anak
Stimulasi ingatan. Musik
bermanfaat sebagai stimulus pembangkit ingatan ke masa lalu. Tak hanya
membangkitkan pengalaman objektifnya, tetapi juga pengalaman subjektifnya.
Membangkitkan rasa nyaman. Jika
kita memperdengarkan musik lembut menjelang anak tidur, ia akan merasa nyaman
di peraduan. Biasanya musik-musik tersebut berada pada tempo adagio, andante,
ataupun moderato.
Efek hipnotik. Irama musik
memberi dampak memuai. Ini disebut hypnotic
effect (kesan hipnotik). Buktinya, ketika mendengar musik, seseorang
cenderung mengentak tangan atau kaki atau mengikuti senandung musiknya.
Menghibur. Musik juga memiliki manfaat untuk menghibur. Musik menghibur
dikala suka atau duka, musik menghibur anak-anak. Jadi, dengan mendengarkan
musik yang disukai, anak dapat merasa terhibur. Kondisi ini membuat anak mudah
menyerap, mengolah, dan menyimpan ilmu maupun stimulus.
Penelitian
Terkait Menstimulasi Anak dengan Musik Sejak Usia Dini
Meningkatkan perkembangan motorik. Lewat musik, perkembangan motorik
anak akan mengalami peningkatan, termasuk upaya anak saat belajar merangkak,
berjalan, melompat dan seterusnya.
Memperluas perbendaharaan kata. Mengajarkan apa pun pada anak usia dini akan efektif jika
dilakukan sambil bermain, termasuk bernyanyi. Secara tidak langsung, bernyanyi
mengasah kemampuan anak menyerap, mengingat, dan mengucapkan kata-kata.
Memperluas wawasan. Musik merupakan sarana yang paling
mudah untuk memancing emosi anak. Lewat syair dan musik, anak akan lebih mudah
hanyut terbawa oleh apa yang disampaikan dalam lagu tersebut.
Mempengaruhi pertumbuhan otak. Proses pengenalan musik akan
melibatkan banyak daerah di otak. Di otak terdapat pusat asosiasi penglihatan,
dan pendengaran yang berfungsi mengartikan objek yang dilihat, dan didengar.
Informasi dari pusat yang berada di permukaan otak tersebut akan diteruskan ke
pusat emosi yang diatur dalam system limbic.
Daftar Pustaka
Rasyid, F. (2010). Cerdaskan anakmu dengan musik.
Jogjakarta: Diva Press.
Rusyanti,
H. (2003). Pengertian musik: Definisi musik menurut ahli. Diunduh dari: http://www.kajianteori.com/2013/02/pengertian-musik-definisi-musik-menurut-ahli.html
“4 Manfaat music bagi anak”. (2014). Nakita. Diunduh dari http://www.tabloid-nakita.com/mobile/read/1597/4-manfaat-musik-bagi-anak
Pusat
Bahasa Depdiknas. (2012). Kamus besar
bahasa Indonesia (ed. 5th). Jakarta: Balai Pustaka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar